BRONJONG KAWAT STANDAR NASIONAL INDONESIA 9168:2023.

Diproduksi oleh mesin berkualitas tinggi & terbuat dari bahan baku kawat baja karbon rendah lapis paduan Seng Aluminium 10% (Brj KRLSA) yang mengacu ke SNI 9039 : 2021, mempunyai fungsi lebih baik dalam ketahanan korosi untuk pencegahan erosi dan longsor yang di pasang pada tebing-tebing, tepi-tepi sungai dan lainnya.

Kawat lapis Zinc Alum menghasilkan lapisan aluminium oksida dengan sifat tahan karat yang lebih baik. Ketahanan karat kawat zinc aluminium 6 kali lebih tinggi dibandingkan kawat galvanis biasa. Berdasarkan uji salt spray.

JENIS COATING NORMALIZED COEFFICIENT (Jam/g/m2)
Bj KLS*) 2
Bj KLSA dengan kandungan AI 5% 6
Bj KLSA dengan kandungan AI 10% 12
CATATAN Sumber ISO 7896-2 *) Bj KLS Kawat baja lapis seng

Tabel 1 – Normalized Coefficient berdasarkan jenis coating

 

 

LAPISAN PERMUKAAN COATING LEBIH KERAS

Lapisan coating Zinc Aluminium 2,5 kali lipat dibandingkan lapisan Zinc Heavy Coating biasa. Berikut hasil pengujian kekerasan pada lapisan coating (microhardness)

 

UMUR PAKAI KAWAT LEBIH LAMA

Aluminium menghasilkan lapisan yang terdiri dari senyawa Al O Zn (bersifat pasif) dan senyawa Al O (bersifat pasif protektif). Dengan 2 senyawa yang terbentuk ini, membuat ketahanan korosi sangat tinggi sehingga umur pakai kawat lebih lama. Berikut hasil uji laboratorium kondisi extrim, dengan cara pencelupan di larutan garam NaCl 5%.