DONGGALA – Sejumlah wilayah di Donggala rawan terjadi bencana banjir, khususnya di bantaran sungai Donggala yang terletak di kawasan Lapaloang, Kecamatan Banawa.

Dengan kondisi tersebut, tentunya dapat menimbulkan dampak buruk jika tidak dilakukan pemasangan bronjong oleh pemerintah setempat. Olehnya warga di wilayah itu meminta pihak terkait untuk memasang bronjong tersebut.

“Walau sungai Donggala tidak begitu luas, tapi jika musim penghujan sering banjir,” ujar Haeruddin, salah satu warga yang tinggal di sekitar sungai Donggala, Minggu (1/11).

Selain membutuhkan bronjong warga juga butuh jembatan, mengingat jika banjir warga yang berada di seberang sungai tepi gunung Lapaloang, tidak bisa menyeberang karena belum adanya jembatan.

“Terutama di Kelurahan Maleni, tepi sungai telah mengalami abrasi, sehingga perlu perhatian pemerintah untuk membangun bronjong dan kiranya pihak Dewan dapat memperjuangkan masalah ini,” ungkap dia.

Permintaan warga itu diungkapkan dalam acara jaring aspirasi masyarakat atau reses yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Rusli Dg Palabbi yang dipusatkan di Kelurahan Maleni, Kecamatan Banawa.

“Saya ditengah masyarakat ini selain untuk silaturahmi, juga dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat tentang apa saja usulan yang dianggap penting untuk diprogramkan tahun 2016 mendatang,” ujar Rusli Dg Palabbi.

Politisi PAN itu mengatakan tentunya tidak semua aspirasi masyarakat kemudian harus terpenuhi, tapi ada pertimbangan skala prioritas setelah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam pembangunan.

Menurutnya, dalam setiap usulan harus diketahui oleh kelurahan, bahkan kalau perlu juga diketahui camat.
Sebab masalah bantuan dari pemerintah, terutama bantuan sosial yang kemudian diturunkan ke kelurahan atau ke desa, kadang pihak lurah tidak mengetahui akibat tidak adanya koordinasi yang baik dari masyarakat atau kelompok yang mengusulkan untuk permintaan bantuan.

Hal ini diakui Lurah Maleni, Khomeni Habibu bahwa pernah ada bantuan yang turun tapi tanpa sepengetahuan pihaknya, sehingga kadang terjadi miskomunikasi.

 

Source : http://palu.aji.or.id/2015/11/03/rawan-banjir-warga-donggala-minta-pembuatan-bronjong-sungai/